Saringan Molekuler Karbon
-
(CMS) PSA Adsorben Nitrogen Saringan Molekuler Karbon
Saringan molekuler zeolit
*Harga bagus
Pelabuhan laut ShanghaiSaringan molekuler karbon adalah material yang mengandung pori-pori kecil dengan ukuran yang tepat dan seragam yang digunakan sebagai adsorben untuk gas. Ketika tekanan cukup tinggi, molekul oksigen, yang melewati pori-pori CMS jauh lebih cepat daripada molekul nitrogen, akan terserap, sementara molekul nitrogen yang keluar akan diperkaya dalam fase gas. Udara yang diperkaya oksigen, yang terserap oleh CMS, akan dilepaskan dengan mengurangi tekanan. Kemudian CMS diregenerasi dan siap untuk siklus lain menghasilkan udara yang diperkaya nitrogen.
Sifat fisik
Diameter butiran CMS: 1,7-1,8 mm
Periode adsorpsi: 120 detik
Kepadatan curah: 680-700 g/L
Kekuatan tekan: ≥ 95N/butiranParameter Teknis
Jenis
Tekanan adsorben
(Mpa)Konsentrasi nitrogen
(N2%)Jumlah nitrogen
(NM3/ht)N2/Udara
(%)CMS-180
0,6
99,9
95
27
99,5
170
38
99
267
43
0,8
99,9
110
26
99,5
200
37
99
290
42
CMS-190
0,6
99,9
110
30
99,5
185
39
99
280
42
0,8
99,9
120
29
99,5
210
37
99
310
40
CMS-200
0,6
99,9
120
32
99,5
200
42
99
300
48
0,8
99,9
130
31
99,5
235
40
99
340
46
CMS-210
0,6
99,9
128
32
99,5
210
42
99
317
48
0,8
99,9
139
31
99,5
243
42
99
357
45
CMS-220
0,6
99,9
135
33
99,5
220
41
99
330
44
0,8
99,9
145
30
99,5
252
41
99
370
47
-
Saringan Molekuler Karbon
Tujuan: Saringan molekuler karbon adalah adsorben baru yang dikembangkan pada tahun 1970-an, merupakan material karbon non-polar yang sangat baik. Saringan molekuler karbon (CMS) digunakan untuk memisahkan nitrogen yang diperkaya dari udara, menggunakan proses nitrogen bertekanan rendah pada suhu ruang. Proses ini memiliki biaya investasi yang lebih rendah dibandingkan proses nitrogen bertekanan tinggi dingin tradisional, kecepatan produksi nitrogen yang tinggi, dan biaya nitrogen yang rendah. Oleh karena itu, CMS merupakan adsorben pengayaan nitrogen udara yang disukai dalam adsorpsi ayunan tekanan (PSA), dan nitrogen ini banyak digunakan dalam industri kimia, industri minyak dan gas, industri elektronik, industri makanan, industri batubara, industri farmasi, industri kabel, perlakuan panas logam, transportasi dan penyimpanan, serta aspek lainnya.